Minggu, 10 Januari 2016
Kamis, 07 Januari 2016
Kegiatan Sosialisasi Tahun Anggaran 2016
| Kegiatan Sosialisasi Yang dilakukan oleh Dinas Perinkop & UMKM |
Dalam rangka mendukung Visi Bupati Kudus untuk mewujudkan Kudus yang
semakin sejahtera. Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten
Kudus pada Tahun Anggaran 2016 akan melaksanakan beberapa kegiatan
pelatihan dan sosialisasi. Adapun Kegiatan tersebut diantaranya sebagai
berikut :
| No | Nama Kegiatan |
|---|---|
| 1 | Sosialisasi Teknik Pemasaran Melalu Internet (Internet Marketing) |
| Pelaksanaan : April 2016 | |
| Jumlah Peserta : 50 Orang (2 Kelas) | |
| Fasilitasi : Display Produk IKM Peserta di Website Dinas | |
| 2 | Pelatihan Good Manufacturing Practises (GMP) Bagi Industri Makanan / Minuman |
| Pelaksanaan : Mei 2016 | |
| Jumlah Peserta : 25 Orang | |
| Fasilitasi : Gratis Uji Aditif Untuk Sampel Makanan/ Minuman Produk Olahan Peserta | |
Pendaftaran Gratis....
Adapun Persyaratan untuk dapat mengikuti magang industri adalah sebagai berikut :- Berdomisili dan Ber-KTP Kabupaten Kudus
- Memiliki minat dan bakat sesuai jenis usaha pelatihan
- Bersedia mengikuti peraturan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Bersedia menularkan ilmu yang telah didapat kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya.
Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kab. Kudus
Ira Dwi Hapsari P., ST
Rabu, 06 Januari 2016
KEGIATAN MAGANG INDUSTRI TAHUN 2016
| Peserta Magang Batik di Yogyakarta |
Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan Ilmu Pengetahuan/Sumber Daya Manusia (perajin IKM), Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus mengadakan kegiatan magang industri pada Tahun Anggaran 2016. Adapun Kegiatan magang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Diversifikasi produk dan strategi pemasaran yang baik dan meningkatkan motivasi kewirausahaan bagi pelaku IKM. Adapun jenis magang industri yang rencananya akan dilaksanakan sebagai berikut :
- Magang Batik ( 2 Kelas )
- Magang Tas ( 2 Kelas )
- Magang Bordir ( 2 Kelas )
- Magang Bengkel ( 2 Kelas )
- Magang Logam ( 2 Kelas )
- Magang Makanan ( 2 Kelas )
Adapun Persyaratan untuk dapat mengikuti magang industri adalah sebagai berikut :
- Berdomisili dan Ber-KTP Kabupaten Kudus
- Memiliki usaha sesuai jenis magang minimal 1 tahun berjalan.
- Memiliki minat dan bakat sesuai jenis usaha magang
- Bersedia mengikuti peraturan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Bersedia menularkan ilmu yang telah didapat kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya.
Informasi lebih lanjut silahkan datang ke :
DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI DAN UMKM KAB. KUDUS
Kompleks Perkantoran, Jalan Mejobo No. 45 KudusTelp. (0291) 432054
Contact Person : Bu Nur Istiyani / Bu Hidayah Widhyastuti
KEGIATAN PELATIHAN PENGEMBANGAN WIRAUSAHA TAHUN 2016
TELAH DI BUKA
PENDAFTARAN PELATIHAN GRATIS..!!!!!
![]() |
| Salah Satu Pelatihan Yang Dilaksanakan |
Dalam rangka mendukung Visi Bupati Kudus untuk mewujudkan Kudus yang semakin sejahtera, Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus pada Tahun Anggaran 2016, melaksanakan Kegiatan Penguatan Ekonomi Masyarakat Di Lingkungan IHT Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan, Mengurangi Pengangguran dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Pengembangan Industri Berbasis Teknologi yang terdiri dari Pelatihan Pengembangan Usaha dan Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru. Adapun Kegiatan Pelatihan Wirausaha yang dilaksanakan antara lain :
- Pelatihan Desain Produk Logam ( 1 Kelas )
- Pelatihan Perekayasaan Logam ( 1 Kelas )
- Pelatihan Teknologi Pengerjaan Logam ( 1 Kelas )
- Pelatihan Pemasaran Produk Logam (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Mesin (1 Kelas)
- Pelatihan Riset dan Pengembangan Mesin (1 Kelas)
- Pelatihan Jasa Perbaikan Mesin (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Grafis (1 Kelas)
- Pelatihan Sistem Aplikasi Berbasis Komputer (1 Kelas)
- Pelatihan Program Aplikasi Smartphone (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Bordir (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Pakaian (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Baju Anak (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Tas (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Sepatu dan Asesoris (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Batik (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Kaos (1 Kelas)
- Pelatihan Teknik Produksi Bordir (1 Kelas)
- Pelatihan Teknik Produksi Pakaian (1 Kelas)
- Pelatihan Teknik Produksi Tas (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Sepatu dan Asesoris (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Batik (1 Kelas)
- Pelatihan Aplikasi Batik (1 Kelas)
- Pelatihan Pemasaran Produk Fashion (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Makanan (2 Kelas)
- Pelatihan Produksi Roti (2 Kelas)
- Pelatihan Produksi Cake (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Kue Kering (2 Kelas)
- Pelatihan Produksi Criping (2 Kelas)
- Pelatihan Produksi Getuk (2 Kelas)
- Pelatihan Produksi Olahan Tahu (2 Kelas)
- Pelatihan Olahan Kedelai (1 Kelas)
- Pelatihan Olahan Ikan (2 Kelas)
- Pelatihan Olahan Daging (2 Kelas)
- Pelatihan Olahan Susu (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Jenang dan Dodol (1 Kelas)
- Pelatihan Pemasaran Makanan (1 Kelas)
- Pelatihan Pemasaran Produk Cair (1 Kelas)
- Pelatihan Pengemasan Produk Serbuk (1 Kelas)
- Pelatihan Pengemasan Produk Butiran (1 Kelas)
- Pelatihan GMP Makanan (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Mebel (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Mebel (1 Kelas)
- Pelatihan Desain Percetakan (1 Kelas)
- Pelatihan Produksi Percetakan (1 Kelas)
Keterangan : Kuota Peserta masing-masing kelas sebanyak 30 orang.
Bagi Anda WARGA KUDUS yang berminat silahkan mendaftarkan diri ke Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus dengan membawa persyaratan sebagai berikut :
- Mengisi Formulir Pendaftaran
- Fotokopi KTP sebanyak 2 lembar
- Pas Foto Warna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
- Persyaratan dimasukkan dalam Stopmap.
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengubungi :
Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kab. Kudus
Telp. (0291) 432054
Contact Person : Bu Nur Istiyani / Florentina Erika A.
Rabu, 07 Oktober 2015
4 Alasan Pentingnya Membangun Produk Unggulan
![]() |
Jika Anda menggeluti suatu bidang usaha, alangkah pentingnya
untuk membuat produk unggulan. Jika kita hanya berpegangan pada bidang usaha
akan membuat kita tidak fokus. Oleh karena itulah dibutuhkan spesialisasi usaha
untuk menumbuhkembang sebuah usaha, ini juga sebagai jawaban kenapa kebanyakan
usaha hanya unggul pada satu produk saja.
Berikut ini 4 alasan pentingnya membangun produk unggulan:
1. Memudahkan Tumbuh Kembang Usaha yang Baru Dirintis
Bisnis baru akan mudah hilang dikarenakan penolakan
masyarakat ataupun kalah bersaing dengan para pesaing, agar bisnis bisa
berkembang dengan cepat kita harus fokus dan tidak boleh membuka bermacam-macam
usaha dalam suatu waktu.
Kita harus memilih satu usaha yang paling cepat tumbuh, kita
ambil contoh usaha bakso yang di satukan dengan soto. Pengusaha tradisional
yang sering melakukan hal ini, menyatukan bakso dan soto, mereka membuat kuah
bakso sekaligus kuah soto, sudah ditebak rasanya menjadi tidak karuan dan
pastinya ditinggalkan pelanggan.
Sebaiknya bila seperti itu kita pisahkan saja, bakso berdiri
sendiri dengan mereknya ataupun soto juga bisa berdiri sendiri dengan mereknya.
Dengan seperti itu kita bisa fokus mengembangkan salah satunya.
2. Mempersingkat
Waktu Mencapai Corporate Branding
Dalam sebuah bisnis produk serta nama usaha disebut dengan
merek, dan merek inilah yang menjadi jaminan kualitas dan kuantitas sebuah
bisnis. Bisnis yang baik adalah bisnis yang merek dagangnya mendapat pengakuan
dari masyarakat. Usaha dan upaya untuk
menanamkan merek di benak masyarakat inilah yang disebut corporate branding.
Corporate branding yang baik selalu menimbulkan merek
dagang ketika menawarkan produk kita.
Disinilah peranan pentingnya spesialisasi dalam sebuah bisnis, jadi
ketika seseorang ingin makan bakso langsung teringat dengan “Bakso Lapangan
Tembak Senayan”, ketika ingin makan kebab teringat “Kebab Turki Baba Raffi”.
Mengapa merek-merek tersebut itu terkenal? Karena
merek-merek tersebut menawarkan produk-produk yang khas. Oleh karena itu,
meskipun bidang usaha kita memiliki cakupan yang luas, pilih salah satu jenis
usaha saja sebagai spesialisasi usaha kita, dengan seperti itu para pelanggan
akan mudah mengenali kita dengan ke-khasan yang kita miliki.
3. Mempercepat Edukasi Konsumen
Setiap usaha atau produk yang ingin memenangkan persaingan
harus bisa melewati satu tahap yang sulit, yaitu mengedukasi konsumen. Walaupun
produk itu buruk jika konsumen sudah percaya produk tersebut pasti akan bertahan,
walaupun untuk bertahan lama perlu pengembangan produk.
Mengedukasi konsumen butuh waktu, tenaga, dan biaya yang
besar. Spesialisasi usaha menolong para pengusaha untuk mempercepat edukasi
konsumen mereka. Inilah yang menyebabkan usaha-usaha yang memiliki kekhasan
diatas identik dengan satu produk saja. Produk spesialisasi inilah yang
dikomunikasikan berulang-ulang untuk mengedukasi para konsumen hingga para
konsumen mengenal produk kita.
4. Memudahkan Kinerja Agar Efisien dan Menghasilkan Kualitas
yang Baik
Bisnis yang berkembang adalah bisnis yang melahirkan produk
yang berkualitas. Produk yang berkualitas itu dinilai dari bahan bakunya,
proses pengerjaannya serta finishing-nya.
Cara kerja yang efisien hanya dapat dilakukan jika kita
memiliki spesialisasi usaha, karena dengan begitu kita akan terfokus dengan apa
yang kita kerjakan. Cara kerja yang efisien inilah yang menjadi kunci untuk
menghasilkan sebuah produk yang baik.
Banyak orang yang khawatir ketika dengan membuat produk
unggulan akan membuat produk-produk lainnya tidak laku, padahal justru
sebaliknya. Dengan membangun produk unggulan, spesialisasi akan laku keras
karena hanya kita yang spesial di bidang tersebut.
Sumber: 10 Rahasia Bisnis Franchise
Credit Picture : www.wallpapers2014.com , www.everystockphoto.s3.amazonaws.com
http://portalpengusaha.com/bisnis/4-alasan-pentingnya-membangun-produk-unggulan
Jadi Pengusaha jangan Karena Kepepet
MENJADI seorang pengusaha harus diawali dengan niat dan semangat yang
besar, jangan karena kepepet tidak mendapatkan pekerjaan lalu menjadi
pengusaha. Jika karena alasan tidak mendapatkan pekerjaan, niscaya usaha
yang dijalani akan tidak berkembang.
Pernyataan itu disanpaikan CEO Suara Merdeka Group Kukrit Suryo
Wicaksono saat memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas XI SMAN 3
Semarang dalam acara Hipmi Goes to School”Ayo Jadi Pengusaha”, di Aula
SMAN 3 Semarang, Kamis (16/2).
Kukrit mengatakan, jika ingin menjadi pengusaha jangan takut gagal,
sebab kegagalan membuat seseorang menjadi lebih kuat dan matang dalam
menghadapi persaingan.”Pengalaman kegagalan sangat berharga dalam
menyusun strategi. Karena di situlah kita belajar apa yang membuat usaha
tidak berkembang atau bahkan bangkrut,” tandas Kukrit yang juga Ketua
Umum Kadin Jateng ini.
Menurutnya, ada tiga langkah awal untuk menjadi enterpreneur yakni
mendata potensi diri, menetapkan cita-cita, dan mengembangkan potensi
diri.
Dalam mengembangkan sebuah usaha, kata alumnus SMAN 3 ini, tidak
selalu berbicara tentang uang. Justru perbanyaklah teman dan relasi
dalam membangun sebuah usaha.”Dengan memperbanyak teman atau relasi kita
akan menjadi lebih inovatif dan kreatif. Lebih dari itu juga harus
percaya diri, berorientasi prestasi, berani mengambil risiko, serta ulet
dan tekun,” katanya.
Ada tiga hal yang disampaikan Kukrit yang menjadi kunci sukses
menjalankan usaha yaitu the first, the only one, dan to be the
best.”Dengan tiga hal ini, kita akan menjadi seorang yang beda. Saat
orang lain memakai baju putih, kita berani memakai baju hitam, dengan
demikian kita akan mendapat perhatian orang, dan membuktikan bahwa usaha
kita adalah yang terbaik,” katanya.
Di akhir sesi, terjadi interaksi hangat antara Kukrit dan siswa.
Mereka menanyakan bagaimana kiat menghadapi tantangan usaha. Seperti
Indah, yang menanyakan bagaimana menjadi pengusaha yang kuat dan sukses.
Menanggapi hal tersebut, Kukrit kembali menegaskan, menjadi pengusaha
harus semangat dan jangan mudah menyerah. Dalam kesempatan itu, dia
memberikan hadiah tiga laptop bagi siswa yang mampu menjawab
pertanyaannya.
Ketua Umum BPC Hipmi Kota Semarang Tino Indra Wardono mengatakan,
kegiatan tersebut merupakan bagian program pemerintah dalam menumbuhkan
jiwa wirausaha di kalangan siswa.”Jiwa pengusaha harus ditanamkan sejak
dini. Sebab kemajuan sebuah negara tergantung dari banyaknya jumlah
pengusaha,” kata Tino.
Dia mengatakan, Hipmi siap memberikan pelatihan bagi siapa saja yang
ingin memulai usaha dari nol atau mengembangkan usaha.”Bagi Hipmi, sudah
merupakan kewajiban untuk membantu dan memberikan wadah bagi siapa saja
yang bercita-cita menjadi usahawan,” katanya.
Sementara itu, Dewan Pembina Hipmi Kota Semarang Hendrar Prihadi
menandaskan, menjadi pengusaha sukes harus membuka mata dan telinga
untuk menangkap peluang yang ada.
Dalam kesempatan tersebut BPC Hipmi Kota Semarang memberikan bantuan
modal Rp 2,5 juta kepada koperasi sekolah. Sealin itu, diberikan bantuan
dua laptop untuk SMAN 3 dan beasiswa kepada enam siswa masing-masing Rp
500 ribu.(Krisnaji Satriawan,Hartatik-39)
Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/02/17/177398/Jadi-Pengusaha-Jangan-karena-Kepepet
Senin, 05 Oktober 2015
Pelatihan Teknik Produksi dan Pengembangan IKM Kerajinan Logam
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kab. Kudus akan melaksanakan pelatihan Teknik Produksi dan Pengembangan Desain IKM Logam yang rencananya akan dilaksanakan pada :
- Hari : senin s/d rabu
- Tanggal : 19 s/d 21 Oktober 2015
- Tempat : Hotel New Merdeka Jl. Pangeran Diponegoro No. 69 Pati.
Kuota peserta dari Kudus sebanyak 4 ( Empat) Orang
adapun syarat peserta sebagai berikut :
- Peserta berasal dari IKM Logam atau minat di bidang Kerajinan Logam.
- Peserta bersedia untuk mentransferkan pengetahuan yang diperolehnya kepada IKM Logam lain dilingkungan tempat usahanya serta mematuhi jadwal pelatihan.
- Mengisi biodata disertai fotokopi KTP dan pas photo ukuran 4 x 6 cm.
Informasi lebih lanjut silahkan datang :
Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kab. Kudus
Kompleks Perkantoran Jalan Mejobo No. 45 Kudus
(Ibu Nur Istiyani)
Langganan:
Postingan (Atom)


